BPS Jember saat menerbitkan Indeks Harga Konsumen atau IHK Januari 2023.
“Sekitar bulan November dan Desember, kami sudah melakukan pendistribusian bibit cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah. Setidaknya sekitar 3 bulan selanjutnya, bisa mengurangi laju inflasi,” ungkapnya.
Meski tetap menjadi daerah dengan inflasi tahunan yang tertinggi di Jawa Timur, Erwandi menilai angka inflasi bulanannya mengalami penurunan jika dibanding dengan tahun tahun sebelumnya. Merujuk pada data inflasi Jember di tahun 2022 pada bulan yang sama, angka inflasi tercatat sebesar 0,46 persen, dan 2021 pada bulan yang sama di 2021, inflasi Jember pada angka 0,26 persen.
“Ini starting point yang bagus, dipertahankan, dikendalikan, sehingga khususnya masyarakat yang membelanjakan konsumsinya (daya beli) itu bisa naik atau cukup.” ujarnya.
Menurut dia, jika pengendalian laju inflasi bisa terus masif di bulan- bulan berikutnya, pihaknya yakin, inflasi tahunan akan turun dengan sendirinya. Sebab hal tersebut dihitung utuh selama 12 bulan berjalan.
“Memang perlu upaya keras dari pemkab. Jadi tidak hanya dengan operasi pasar saja, tapi komoditas tadi seperti cabai, bawang, itu perlu diupayakan (produksi), supaya naiknya (harga) nggak tinggi. Ini perlu sinergisitas.” pungkasnya. (yud/bil/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




