
MALANG, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka membangun sinergitas dan meningkatkan citra positif imigrasi kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang menggelar sosialisasi kehumasan bersama media di Hotel Santika Primere Malang, Jumat (10/3/2023).
Sosialisasi tersebut dihadiri Ketua PWI Malang Raya, Ketua AJI Malang, dan para wartawan Malang Raya, Jumat (10/3/2023).
Kepala Imigrasi Malang, Galih Priya Kartika Perdhana, menyampaikan membangun citra positif bagi instansi pemerintah di era digital saat ini merupakan sebuah keharusan. Terlebih, masyarakat bisa mengakses informasi dengan mudah melalui gadget.
"Untuk itu, kita sadar peran media, termasuk wartawan, sangatlah penting pada suatu instansi, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang," jelas Galih.
Karena itu, untuk meningkatkan branding dan image kantor imigrasi, pihaknya menggandeng media sebagai sarana publikasi segala informasi.
"Dalam kesempatan yang baik ini, saya mengajak pada teman-teman media untuk dapat bekerja sama dengan Imigrasi Malang, dengan cara menyebarluaskan informasi positif. Baik itu konteks keimigrasian maupun konteks yang lebih luas," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Galih juga menyampaikan bahwa saat ini Kantor Imigrasi Malang sedang mengikuti kontestasi pembanginan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).
"Karena untuk WBK (wilayah bebas korupsi) kami telah meraihnya. Maka dari itu, setelah WBK ada proses lanjutan menuju WBBM," ungkapnya
Untuk menuju WBBM, pria yang baru empat pekan menjabat Kepala Imigrasi Malang tersebut terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan berinovasi. Tujuannya, memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi masyarakat pengguna layanan Kantor Imigrasi Malang.
Salah satu kemudahan yang diberikan adalah dibentuknya UKK (unit kerja keimigrasian) yang ada di Kota/Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, wilayah kerja Kantori Imigrasi Malang sampai di Lumajang.
"Memang masing-masing kepala daerah mengajukan perpanjangan layanan keimigrasian di wilayah masing-masing. Dari Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Malang Kota, dan Kabupaten Malang, hingga Kota Batu" terangnya.
Direktorat Jenderal Imigrasi juga terus berinovasi dengan melakukan pengembangan dan penyempurnaan dari aplikasi pendataran paspor secara online melalui aplikasi M-Paspor.
Melalui M-Paspor, pemohon dapat memilih jadwal kedatangan serta tempat yang diinginkan untuk membuat paspor. Sehingga pemohon tidak perlu bolak-balik ke kantor imigrasi.
Dalam acara tersebut juga disampaikan bahwa Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang akan menggelar award yang diperuntukkan untuk media. (dad/rev)