Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dan Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar, saat menyapa para pedagang pasar. Foto: Ist
Harapannya pasar-pasar tradisional di Kota Kediri bisa ditata lebih bagus lagi dan dijadikan destinasi wisata. Oleh-oleh khas Kota Kediri juga bisa didapatkan di pasar tradisional Kota Kediri.
"Saya suka sekali ke pasar tradisional. Setiap perjalanan dinas ke luar daerah pertama yang saya kunjungi adalah pasar tradisional karena saya ingin mencari apa yang khas dari daerah itu. Nah pasar tradisional ini memiliki peluang menjadi destinasi wisata dan perekonomian di Kota Kediri ini sangat besar sekali magnetnya," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Totok salah satu pedagang di Pasar Banjaran mengungkapkan apresiasinya kepada Perumda Pasar Joyoboyo dan Pemerintah Kota Kediri. Menurutnya saat ini Pasar Banjaran sudah mulai tertata lebih bagus. Jalan di pasar juga dipaving sehingga menambah kenyamanan pembeli saat ke pasar.
"Meskipun yang depan belum dipaving dan akan dilakukan bertahap namun Pasar Banjaran sudah tertata lebih baik. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Wali Kota Kediri dan Perumda Pasar Joyoboyo," ujar Totok yang sehari-hari berdagang sayur.
Turut hadir, Asisten Administrasi Umum Tanto Wijohari, Kepala Disperdagin Wahyu Kusuma, Dewan Pengawas Perumda Pasar Joyoboyo Edi Darmasto, Direktur Perumda Pasar Joyoboyo Ihwan Yusuf, Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Erwin, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Herwin Zakiyah, Direktur BPR Kota Popy Setyaningrum, Lurah Setonopande Nurhuda dan tamu undangan lainnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




