Gubernur Khofifah saat menerima gelar Adat Minahasa, Ina Ne Kawanua Jawa Timur.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah dianugerahi gelar adat Minahasa, yakni 'Ina Ne Kawanua Jawa Timur'. Titel itu diperoleh dari Dewan Pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Jawa Timur.
Gelar tersebut memiliki arti 'Ibu Masyarakat Minahasa Jawa Timur'. Nama ini diberikan atas kepedulian mantan Menteri Sosial itu terhadap masyarakat dari berbagai latar budaya di Bumi Majapahit.
BACA JUGA:
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
Penganugerahan dipimpin Laksda TNI (Purn) Frans Wuwung selaku pemandu upacara Adat Minahasa dalam Pengukuhan Dewan Pengurus K3 Jawa Timur periode 2023-2028, Minggu (30/7/2023).
Dalam prosesi penganugerahan itu, Khofifah dijemput dengan tarian adat, diikuti pemasangan selempang adat Kawanua Jawa Timur oleh Egnie Sugijono Rumambi. Setelahnya dilangsungkan serangkaian proses adat oleh Tua-Tua Adat Kawanua Jatim.

Usai prosesi adat, gubernur berterima kasih kepada para Tua-Tua Adat Dewan Pengurus K3 Jatim. Menurut dia, eksistensi Keluarga Kawanua Jatim sangat penting sebagai salah satu pilar untuk menegakkan persaudaraan dan persatuan dalam kebhinnekaan.
"Prosesi majelis adat Minahasa Kawanua adalah prosesi merekatkan persaudaraan dan persatuan dengan tetap menjunjung tinggi keberagaman . Kami menyampaikan terimakasih bahwa gelar Ina Ne Kawanua ini sekaligus menjadi pengakuan bahwa kita saling barsaudara," ungkapnya.
Khofifah bahkan mengaku optimis, gelar Ina Ne Kawanua Jatim ini akan menjadi penguat kontribusi Jawa Timur dalam mewujudkan persatuan Indonesia.
"InsyaAllah kita akan bersama dengan masyarakat Kawanua dimana saja, se Indonesia. Saya beberapa kali ke Alor, NTT dan dianugerahkan Mamak Alor. Saya ke Papua bahkan hampir semua wilayah Papua Tengah dan mendapat gelar Mamak Papua, dan sekarang Ina Ne Kawanua ini melengkapi bagaimana kita menjadi bagian dalam kehidupan bangsa diantara beragam adat dan budaya," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




