Dishub Gresik Tunjuk Lahan di Timur Bandar Grisse Jadi Parkir Khusus

Dishub Gresik Tunjuk Lahan di Timur Bandar Grisse Jadi Parkir Khusus Kepala Dishub Gresik, Tarso Sugito, saat melihat lahan di Timur Bandar Grisse. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Tarso Sagito, menyatakan telah mensurvei lahan parkir untuk menampung kendaraan pengunjung Bandar Grisse, yakni di Jalan Basuki Rahmat No.08 B atau tanah milik pemerintah daerah setempat.

"Kami sudah melihat lokasi lahan untuk parkir khusus pengunjung Bandar Grisse di timur kantor Polsek Kota Gresik. Saat ini, lahan tersebut disewa sejumlah pedagang," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (15/8/2023).

Ia bersama Bidang Aset Badan Pendapatan Pengelolaan Keuamgan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik sudah melihat langsung kondisi lahan tersebut. Tarso mengaku telah meminta para pedagang agar sewa lahan yang habis pada 31 Desember 2023 tidak dilakukan perpanjangan, sehingga pembangunan parkir untuk pengunjung Bandar Grisse bisa dipersiapkan di awal 2024.

"Ada dua aset yang bisa dijadikan kantong parkir khusus, yakni di timur Bandar Grisse dan di samping timur gerbang Polsek Kota," ucapnya.

Dishub Gresik, kata Tarso, sudah mengusulkan hal tersebut kepada Bidang Aset BPPKAD Gresik. Nantinya, di timur Bandar Grisse akan dijadikan kantong parkir khusus. Sedangkan di timur areal parkir bisa jadikan pusat jajanan selera rakyat (Pujasera).

"Para pedagang yang saat ini menempati lahan tersebut akan diprioritaskan menempati pujasera," tuturnya.

Menurut dia, lahan yang berada di timur Jalan Basra cukup luas. Saat dijadikan tempat parkir khusus bisa menampung hingga 50 mobil dan 100 sepeda motor.

"Dengan adanya kantong parkir dan pujasera, kami berharap Bandar Grisse steril dari parkir tepi jalan dan bisa ramai pengunjung," katanya.

Tarso menambahkan, selama ini pihaknya sudah mencari kantong parkir untuk memfasilitasi kendaraan pengunjung Bandar Grissee, seperti kerja sama pemakaian lahan dengan pemilik bekas bioskop, hingga halaman Kantor Pos, namun keduanya tak kunjung memberikan kepastian.

"Jadi solusinya harus pakai aset Pemkab di timur Bandar Grisse," pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Bidang Aset BPPKAD Gresik, Munir, mengatakan bahwa ada usulan dari dinas perhubungan untuk penggunaan aset lahan jadi tempat parkir khusus untuk pengunjung Bandar Grisse. Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan kepada pimpinan terkait rencana tersebut.

"Iya, sudah diusulkan. Nanti akan dibahas lebih lanjut," kata Munir. (hud/mar)