Sholawatan di GOR PKPSO Jember dalam rangka menyambut Hari Tani ke-63.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengajak ribuan anggota Serikat Petani Independen (Sekti) bersholawat, Selasa (26/9/2023). Hal tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah sekaligus memperingati Hari Tani Nasional ke-63.
"Jujur saya lega karena rencana long march tidak dilakukan, karena jika long march kami khawatir ada kericuhan dan juga akan mengganggu pengguna jalan," kata Hendy.
BACA JUGA:
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Ombudsman RI Tetapkan Jember sebagai 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Layanan Publik
- BP Taskin Soroti Jember, 124 Ribu Warga Masih Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Ia pun menyebut, keputusan untuk membatalkan long march juga mendapat apresiasi dari Forkopimda Jember. Mereka langsung menuju GOR PKPSO dan bersholawat serta bersyukur dengan memotong tumpeng dan gunungan hasil bumi.
"Seperti yang dilhat tadi, semua Forkopimda mengapresiasi kedewasaan Sekti yang berani membatalkan long march," ucapnya.
Bupati juga berpesan kepada massa agar membubarkan diri dengan tertib ke rumah masing-masing setelah selesai peringatan Hari Tani Nasional ke-63. Menurut pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, ribuan petani yang hadir datang dari segala daerah di Kabupaten Jember. (aji/yud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






