Pelantikan Dewan Hakim MTQ Jatim 2023 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Pasuruan.
“MTQ menjadi agenda tahunan dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa. Namun, jangan anggap ini hanyalah sebuah tradisi tanpa ada pesan dakwah islam di dalamnya. Sebab, selain memberikan yang terbaik bagi daerah, tujuannya juga demi peningkatan minat generasi muda dalam membaca Alquran dengan harapan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya Alquran,” tuturnya.
Adi berharap agar sistem penilaian dapat dilakukan dengan baik dari waktu ke waktu agar pelaksanaan MTQ XXX Provinsi Jawa Timur ini dapat semakin berkualitas dan mengalami peningkatan pada segala aspek.
“Untuk itu mohon perhatian kita bersama, khususnya LPTQ daerah sebagai lembaga yang berkompeten dalam pengembangan kegiatan tilawatil Quran, kiranya kualitas perhakiman dan sistem penilaian harus makin baik dari waktu ke waktu,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua II LPTQ Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa para dewan hakim memiliki kode etik dan pedoman perhakiman yang harus ditaati dan diikuti agar selama penilaian penyelanggaraan MTQ ini dapat menjaga sportivitas.
“Tentunya penilaian yang obyektif dan transparan sangat diperlukan, kami mohon para hakim untuk cermat dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, selain itu musyawarah dalam mengambil keputusan harus selalu dikedepankan,” katanya.
Imam mengatakan dewan hakim menjadi bagian terpenting dalam pelaksanaan MTQ, Ia berpesan kepada para dewan hakim untuk dapat bersikap bersikap objektif, netral, independen, dan profesional dalam melaksanakan penilaian.
“Perlu diingat bahwa MTQ tingkat Provinsi ini salah satu tujuannya adalah untuk memilih Qori-Qoriah, Hafidz-Hafidzah, Khat-Khatah, Mufasir-Mufasirah terbaik yang nantinya akan diproyeksikan akan mewakili Provinsi Jawa Timur baik. Kami berharap dengan dilantiknya dewan hakim akan bekerja dengan sangat baik seobjektif mungkin sehingga menjadi perhelatan MTQ yang mempunyai kualitas yang lebih baik dari sebelumnya,” paparnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Anggota Forkopimda Kota Pasuruan. (par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






