Kondisi sampah yang menumpuk di lahan rencana pembangunan Islamic Science Park Bangkalan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Dugaan pembuangan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan di lahan rencana Islamic Science Park di Desa Sukolilo Barat menuai penolakan dari warga.
Persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan setelah DLH setempat diduga membuang sampah di lahan yang direncanakan sebagai kawasan Islamic Science Park di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang.
BACA JUGA:
- Mesin di TPST Rusak, Sampah di Jalan Letnan Sunarto Bangkalan Menggunung Tak Terangkut
- Beroperasi Lagi Tanpa Izin, Tim Pengawas Pemkab Bangkalan Tutup Sementara Pemotongan Kapal di Kamal
- Anggota Dewan ini Ungkap Sulitnya Urus Perizinan Usaha di Bangkalan
- DLH Bangkalan: Produksi Sampah Capai 36 Ribu Ton pada 2023
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 15 truk sampah diangkut setiap hari. Namun, keterbatasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) membuat sebagian sampah dialihkan ke lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sementara. Kebijakan ini memicu keberatan dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Sukolilo Barat, Muhammad Faiq, menegaskan tidak ada persetujuan resmi dari pihak desa maupun masyarakat terkait penggunaan lahan tersebut.
“Dalam musyawarah tidak ada kesepakatan. Warga justru menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kesehatan,” ujar Faiq, Rabu (6/5/2026).
Keberatan tersebut dituangkan dalam surat resmi pemerintah desa bernomor 141/3/433/312.6/2026 tertanggal 6 Mei 2026.
Dalam surat itu, warga Dusun Berek Lorong secara tegas menolak wilayahnya dijadikan lokasi pembuangan sampah.
Pemerintah desa pun meminta DLH Bangkalan dan pihak terkait untuk mencari alternatif lokasi lain yang dinilai lebih aman serta tidak merugikan masyarakat.






