Kades Kembangan (empat dari kiri) mendampingi Wabup Gresik saat hadir di acara Rebo Wekasan. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Desa (Kades) Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Ngadimin mengungkapkan bahwa, saat ini di desa wilayahnya masih ada rumah warga yang belum menikmati layanan air dari Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik (dulu PDAM).
Warga yang rumahnya belum teraliri air PDAM adalah Dusun Sumber, tepatnya utara Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo.
BACA JUGA:
- Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak
- BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
- Perluas Lapangan Kerja, Wakil Bupati Gresik Dorong Link and Match Vokasi-Industri
- Percepat Penurunan Stunting di Kota Pudak, Wakil Bupati Gresik Tegaskan Sinergi Lintas Sektor
Total rumah warga yang belum teraliri air PDAM sebanyak 600 kepala keluarga (KK).
"Warga kami (Sumber) berharap secepatnya rumah mereka teraliri air PDAM. Totalnya ada 600 KK," ucap Ngadimin kepada BANGSAONLINE.com, Senin (16/10/2023).
Menurut Ngadimin, warga di Dusun Sumber selama ini memanfaatkan air dari himpunan pengusaha air minum (Hipam).
"Selama ini warga memanfaatkan air Hipam dari sumber telaga eks tambang PT Semen Indonesia," tutur Ngadimin.
Ngadimin menyampaikan, keinginan warga Sumber untuk bisa terlayani air PDAM sangat kuat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi sewaktu-waktu PT Semen Indonesia menggunakan asetnya yang sekarang dimanfaatkan airnya oleh warga.
"Sehingga, dari 600 KK sepakat. Setuju segera air PDAM menjangkau rumah mereka," tuturnya.
Dikatakan Ngadimin, Desa Kembangan sudah menyampaikan permintaan warga Dusun Sumber tersebut ke Perumda Giri Tirta Gresik.
"Sudah kami sampaikan ke Pak Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta, Kurnia Suryandi," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




