Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat mengambil sumpah jabatan. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Saat ditanya BANGSAONLINE.com mengembalikan Andhy Hendro sebagai Kepala BPPKAD, bupati menyebut Andhy adalah ASN, pejabat senior.
"Pak Andhy adalah ASN senior, banyak pengalaman, salah satunya di bidang pendapatan," katanya.
Ia menyatakan, Andhy akan melakukan kerja-kerja dalam pengawalan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Pola APBD 2024 surplus (berlebih), dengan Pak Andhy menjabat Kepala BPPKAD, akan kawal APBD tersebut," ujarnya.
Bupati menjelaskan, kondisi APBD 2023 yang mengalami kontraksi dalam Pendapatan Daerah (PD), sehingga berdampak terhadap pembiayaan program menjadi pengalaman berharga untuk terus berbenah dalam kerja-kerja pendapatan.
"Jadi, 2023, PAD yang tak tercapai menjadi pengalaman berharga," katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Gresik memiliki program prioritas dalam tahun ini, salah satunya perbaikan infrastruktur jalan.
"2024 awal, pada 26 Februari, tepat 3 tahun saya dan Bu Wabup menjabat kami akan soft launching Rumah Sakit Gresik Sehati," ucapnya.
Pada kesempatan ini, bupati juga mengungkapkan sengaja mengosongkan 2 jabatan, yakni Kepala Disnaker, dan Kepala BPBD.
"Keduanya akan kami lakukan seleksi terbuka (selter). Secepatnya," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




