Mahfud MD. Foto: Ist
Ia menceritakan, saat diangkat menjadi Presiden RI, Gus Dur menyadari bahwa Cawapres Nomor Urut 3 itu sangat cocok mengisi kabinet di bagian keamanan dan pertahanan negara, meski saat itu Mahfud belum banyak dikenal oleh masyarakat luas.
"Pak Mahfud diangkat jadi bosnya para aparat, menjadi Menteri Pertahanan waktu itu ketika Gus Dur jadi Presiden," katanya.
Yenny juga menyinggung saat Gus Dur mempercayakan jabatan Menteri Pertahanan kepada Mahfud MD, karena dilatarbelakangi oleh karakternya.
“Menteri Pertahanan itu adalah jabatan yang sangat strategis dan sangat rawan untuk disadap. Tapi Prof Mahfud tidak pernah takut disadap," jelas Yenny.
Pada haul Gus Dur ke-14 itu, Mahfud dan Yenny mengikuti pembacaan tahlil dan pengajian akbar bersama Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin beserta Pengasuh Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo KH Agoes Ali Masyhuri.
Kegiatan itu, juga dihadiri Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) di Australia dan New Zealand, H Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir bersama ribuan masyayikh, santri, dan masyarakat dari berbagai daerah di Jatim. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




