Petugas saat berupaya memadamkan semburan api dari sumur bor di Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sumur bor di Desa Kadur Barat, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menyemburkan api setinggi 15 meter, Kamis (11/1/2024). Peristiwa itu memakan korban.
Junaidi, pemilik lahan, mengalami luka bakar di bagian wajah sebelah kanan dan tangan sebelah kanan, sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Larasati untuk mendapatkan perawatan.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
- Kurang dari Sepekan, 9 Pelaku Kejahatan Jalanan Diringkus Polres Pamekasan
Peristiwa itu sudah dilaporkan ke tim pemadam kebakaran.
Anggota Pemadam Kebakaran Pamekasan, Sukandar, menyampaikan ada 3 unit armada damkar yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman api.
Menurutnya, petugas cukup sulit memadamkan api karena semburan gas dari dalam sumur cukup besar. Tekanan air yang disemprotkan pun kalah dengan semburan gas tersebut.
"Ini bukan kebakaran, melainkan fenomena alam, sehingga ini memerlukan teknik khusus dari Pertamina. Kita sudah berupaya dan mendatangkan 3 armada dengan 3 kali percobaan barusan tidak berhasil memadamkan api tersebut," tuturnya.
Bahkan, petugas kebakaran sampai ada yang pingsan karena terlalu panas. Beruntung, beberapa jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan.
Pj. Bupati Pamekasan Masrukin bersama Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan dan Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf. Ubaydillah juga datang langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi.
Masrukin mengungkapkan, api dapat dipadamkan setelah memanfaatkan pipa untuk menahan api.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




