Warga Desa Lerpak menggruduk kantor KPU Bangkalan lantaran dinilai tidak tegas menangani permasalahan PPS Lerpak (dok. ist)
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Puluhan warga Desa Lerpak Kecamatan Geger kembali menggeruduk aksi di depan kantor KPU Bangkalan.
Aksi tersebut menindak lanjuti tuntutan pemecatan ketua Panitia Pemilihan Suaran (PPS) Lerpak yang diduga melanggar kode etik.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
Koordinator aksi Munawir mengatakan, KPU Bangkalan sudah melakukan 'cawe-cawe' dengan salah satu Caleg.
Disinyalir ada transaksi suara yang mana hasil dari 'cawe-cawe' tersebut digunakan untuk pergi ke tempat hiburan malam.
"Ketua KPU dalam menyelesaikan persoalan tidak tegas" ucapnya. Senin (15/1/2024).
Munawir juga menyebut, KPU Bangkalan tidak serius dalam menangani persoalan desa lerpak lantaran hal tersebut tidak memiliki potensi keuntungan ekonomis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





