Tersangka dengan luka berlumuran darah usai digebuki warga. (faisal/BANGSAONLINE)
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Nur Barata (30) warga Dusun Sumber Payung, Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding nyaris dijemput ajal. Dia nyaris tewas setelah dimassa warga karena kepergok membobol rumah warga di perumahan satelit, Minggu (26/7) sekitar pukul 17.30. Beruntung aksi brutal warga dapat diredam petugas kepolisan Sumenep.
”Memang benar kemarin ada warga Ganding dimassa. Namun tidak sampai mati. Saat ini korban sudah kami amankan di kantor Mapolres Sumenep,” kata Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas Polres AKP Hasanuddin, Senin (27/9).
BACA JUGA:
- BMKG: Madura Masih Dilanda Musim Kemarau, Nelayan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi
- Angkut Penumpang dengan Pikap Masih Marak di Sumenep, Keselamatan Jadi Sorotan
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
Dikatakan, Nur Brata merupaan residivis pembobolan rumah. Aksi dia tidak hanya dilakukan pada saat itu, melainkan telah melakukan aksi serupa di berbagai rumah di sejumlah perumahan di kabupaten Sumenep. Sementara barang yang menjadi incaran pelaku, dompet, perhiasan, serta barang lain yang mudah dijual.
”Yang mengejutkan, setelah diperikasa, pelaku mengakui jika di rumah anggota pernah mengambil dompet dan sejumlah enam perhisan milik istri anggota. Sementara dalam dompet itu berisi uang sebesar Rp 2 juta,” terang dia
Hingga saat ini polisi masih intens melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, karena bukan tidak mungkin ia terlibat tindak kejahatan lainnya. Sehingga tersangka harus diperiksa betul-betul, untuk selanjutnya dilakukan pengembangan.
”Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkan setiap pengakuan pelaku, siapa tahu akan mengungkap tindak kejahatan lain yang selama ini masih ngendon,” pungkasnya. (fay/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




