Kapolres Lamongan AKBP Bobby A. Condroputra (tengah), ketika memberikan keterangan kepada awak media di kantor Polres Lamongan, Jawa Timur, Rabu (28/2/2024). Foto: Ist.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Tiga warga Lamongan dilukai oleh anggota perguruan silat saat melakukan konvoi kendaraan bermotor.
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (27/2/2024) malam.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ternak Tikung Lamongan Ramai Meski Harga Sapi Naik hingga 3 Juta
- Dua Hari Tiga Motor Raib, Maling di Lamongan Jual Hasil Curian via Facebook
- Elf Isi 15 Penumpang Terguling di JLU Lamongan Usai Serempetan dengan Truk Tangki
- Residivis Curi Mesin Diesel Petani 53 TKP di Lamongan, Dijual Murah hingga Kiloan
Diketahui, kejadian itu bermula dari undangan Whatsapp yang beredar di kalangan mereka, usai adanya kabar rekannya menjadi korban pengeroyokan.
Kemudian, sebanyak 250 anggota perguruan silat menyusuri ruas jalan di Lamongan menggunakan sepeda motor.
"Kegiatan konvoi tersebut dilakukan atas dasar undangan, dalam bentuk flayer atau pesan berantai melalui WAG (WhatsApp Group) salah satu perguruan silat untuk menghitamkan Lamongan," ujar Bobby kepada awak media di markas Polres Lamongan, Rabu (28/2/2024).
Konvoi tersebut, diawali dengan kegiatan penggalangan dana di wilayah Sekaran lalu menuju ke Desa Kendalkemlagi Kecamatan Karanggeneng.
Ratusan anggota perguruan silat tersebut melakukan aksi sweeping dan mengeroyok warga yang melintas di ruas jalan yang sama.
"Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan badan," ucap Bobby.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




