Kapolres Lamongan AKBP Bobby A. Condroputra (tengah), ketika memberikan keterangan kepada awak media di kantor Polres Lamongan, Jawa Timur, Rabu (28/2/2024). Foto: Ist.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Tiga warga Lamongan dilukai oleh anggota perguruan silat saat melakukan konvoi kendaraan bermotor.
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (27/2/2024) malam.
BACA JUGA:
- Sopir Ngantuk Picu Tabrakan Beruntun Tiga Truk di Lamongan, Kerugian Capai Rp50 Juta
- Siaga Musim Kering, Pemkab Lamongan Serahkan Bantuan 328 Alsintan dan 3 Combine Harvester dari Pusat
- Baru Bebas, Residvis Kambuhan Dibekuk Polres Lamongan dengan 6 Gram Sabu
- Pickup Diduga Masuk Jalur Lawan, Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Lamongan
Diketahui, kejadian itu bermula dari undangan Whatsapp yang beredar di kalangan mereka, usai adanya kabar rekannya menjadi korban pengeroyokan.
Kemudian, sebanyak 250 anggota perguruan silat menyusuri ruas jalan di Lamongan menggunakan sepeda motor.
"Kegiatan konvoi tersebut dilakukan atas dasar undangan, dalam bentuk flayer atau pesan berantai melalui WAG (WhatsApp Group) salah satu perguruan silat untuk menghitamkan Lamongan," ujar Bobby kepada awak media di markas Polres Lamongan, Rabu (28/2/2024).
Konvoi tersebut, diawali dengan kegiatan penggalangan dana di wilayah Sekaran lalu menuju ke Desa Kendalkemlagi Kecamatan Karanggeneng.
Ratusan anggota perguruan silat tersebut melakukan aksi sweeping dan mengeroyok warga yang melintas di ruas jalan yang sama.
"Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan badan," ucap Bobby.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





