Mahfud (45), suami korban, terduduk di depan pintu belakang rumah disaksikan polisi saat olah TKP. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan disertai pembunuhan yang terjadi di Desa Imaan, Kecamatan Dukun.
Dalam kasus itu, korban Wardatun Thoyyibah (29) ditemukan meninggal bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk. Korban diketahui merupakan agen BRI Link di Desa Imaan.
BACA JUGA:
- Ratusan Personel Polres Gresik Dikerahkan di Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Curanmor 4 TKP Usai Melawan saat Dibekuk Anggota Polres Gresik
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Gresik: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Pajangan di Dinding
Kasatrekrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya belum mengantongi identitas terduga pelaku.
"Belum pak," kata Aldhino saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Sabtu (16/3/2024).
"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung ke TKP dan melakukan olah TKP," katanya.
Dalam olah TKP, petugas menemukan barang bukti diduga milik pelaku berupa sarung golok di atas kasur kamar korban.
Sejauh ini, kata Aldhino, petugas masih meminta keterangan sejumlah saksi, antara lain Mahfud (45), suami korban.
Kepada petugas, Mahfud mengaku mengetahui istrinya meninggal sekira pukul 05.00 WIB.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




