Achmad Rubaie (kanan) bersama Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, (kiri) dan Dr Muhammad Al Barra, Prof Dr Zainuddin Maliki, Mohammad Fachruddin, serta Mohammad Santoso dalam acara buka bersama di Rumah Makan Den Bey Mojosari Mojokerto Senin (8/4/2024). Foto: M. SULTHON NEAGARA/ BANGSAONLINE
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Ketua Harian Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur Achmad Rubie minta Ketua DPC PAN Mojokerto Muhammad Santoso tidak membuka pendaftaran atau penjaringan calon Bupati Mojokerto. Alasannya, DPP PAN sudah memberikan rekom kepada Dr Muhammad Al Barra (Gus Barra).
“Jadi jangan membuka penjaringan lagi, karena DPP (PAN) sudah memberi rekom kepada Gus Barra,” tegas Achmad Rubaie.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Bukan Cuma Senam Bersama, Rangkaian Hari Jadi Mojokerto ke-733 Diwarnai dengan Santunan-Makan Gratis
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Kiai Asep Targetkan Ketua DPRD, Saan Mustopa Nasdem Terkesan Relawan Gus Bara-Gus Habib Capai 27.000
Menurut politikus asal Madura itu, DPC PAN Mojokerto harus membuka penjaringan calon bupati, jika DPP PAN belum mengeluarkan rekom. Atau belum menentukan siapa calon bupati yang akan diberi rekom.
“Tapi kalau DPP sudah mengeluarkam rekom, ya jangan membuka penjaringan, karena publik akan punya penilain macam-macam,” tegas tokoh PAN yang mantan anggota DPR RI dan anggota DPRD Jatim dua periode itu.
Wacana membuka penjaringan calon Bupati Mojokerto sempat diutarakan Ketua DPC PAN Mojokerto Muhammad Santoso dalam acara buka bersama dengan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim dan putranya Dr Muhammad Al Barra (Gus Barra) di Rumah Makan Den Bey Mojosari Mojokerto, Senin (8/4/2024) lalu. Alasan Santoso, penjaringan calon bupati itu untuk menjalankan aturan atau mekanisme partai.
Saat itu hadir Ketua Harian PAN Jatim Achmad Rubaie, Wakil Sekretaris PAN Jatim Mohammad Fachruddin, dan juga Dewan Pakar DPP PAN Prof Dr Zainuddin Maliki serta para pengurus DPC PAN Mojokerto.
Santoso juga menjelaskan bahwa Gus Barra sudah seperti adik sendiri. "Komunikasinya enak. Saya telepon moro (datang). Saya antar sampai jadi bupati," kata Santoso.
Tapi Santoso merasa perlu membuka penjaringan caon bupati untuk mematuhi aturan partai (PAN).
Mendengar pernyataan Santoso itu, Achmad Rubaie langsung merespons pernyataan ketua DPC PAN Mojokerto itu. Rubaie minta Santoso tak usah membuka penjaringan, karena DPP sudah mengeluarkan rekom untuk Gus Barra.
Menurut Rubaie, sekarang agenda politik yang penting bagi Gus Barra adalah segera mencari pasangan atau calon wakil bupati yang bisa mendukung kemenangannya.
“Dan saya yakin beliau sudah berupaya untuk mencari pasangan yang terbaik,” ucap Rubaie di hadapan seluruh kader PAN sembari mengatakan bahwa dirinya akan terus menjaga komunikasi dengan partai pengusung lain.
Menurut Rubaie, Gus Barra adalah calon Amirul Mukminin Mojokerto. “Gus Barra itu Amirul Mukminin tingkat Mojokerto,” katanya.
Ia optimistis Gus Barra menang karena putra Kiai Asep Saifuddin Chalim itu memiliki elektabilitas tinggi. Bahkan juga banyak partai yang merapat.
“Saya dengar banyak partai yang sudah merapat. Berarti kandidat kita itu punya magnet,” tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




