Anemia aplastik termasuk penyakit langka yang dapat mengancam jiwa. Foto: Ist
-Lesu
-Loyo akibat kurangnya sel darah merah
-Lambat Berpikir
-Mudah sakit
dr. Ngabila mengatakan bahwa cara mencegah anemia aplastik bisa dilakukan dengan skrining kesehatan secara berkala setiap enam bulan sekali.
Adanya program deteksi dini yang diberikan pemerintah secara gratis yaitu program calon pengantin yang mencakup pemeriksaan darah kedua calon dan pemeriksaan ibu hamil dapat membantu pencegahan anemia aplastik.
Sementara itu, pada anak-anak dengan riwayat keturunan yang mengidap kanker seperti kanker darah atau autoimun, dianjurkan untuk melakukan skrining darah secara berkala atau 12 bulan sekali.
Skrining yang dilakukan meliputi pemeriksaan hematologi lengkap, bahkan sesuai anjuran dokter bisa jadi diperiksakan Bone Marrow Puncture dan Red Blood Cell Distribution Width (RDW) untuk mengukur kisaran ukuran sel darah merah.
Masyarakat juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan menjaga pola hidup sehat.
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




