Ini Kronologi Kecelakaan Maut KA Pandalungan di Pasuruan yang Tewaskan Empat Orang

Ini Kronologi Kecelakaan Maut KA Pandalungan di Pasuruan yang Tewaskan Empat Orang Warga bersama anggota kepolisian setelah berhasil mengevakuasi korban dan mobil yang terlibat kecelakaan dengan KA Pandalungan di Pasuruan, Selasa (5/7/2024).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kereta api (KA) Pandalungan menabrak sebuah mobil di perlintasan kereta Desa Petuguran, Kecamatan Rejoso, Pasuruan, Selasa (7/5/2024). Dalam insiden tersebut, terdapat empat orang yang meninggal dunia.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Andria Dianata Putra mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 9.15 WIB.

"Ini sedang kami dalami," katanya kepada awak media.

Andria menyebutkan korban yang meninggal dunia adalah Maslahah, Mujiah Nur Hasan, Aidah, Alwiyah. Sedangkan korban luka-luka, yaitu M Rofiq Abdillah yang merupakan sopir mobil tersebut dan dua penumpang lainnya, yaitu Moch Afullah dan Nasruna.

Ia juga menyebutkan, pihaknya juga membutuhkan waktu untuk mendalami kecelakaan tersebut.

“Ini sedang kami dalami,” katanya.

Ia juga mengatakan, para korban menjalani perawatan di RS. Dr. R. Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan.

Sementara itu, Hasan, saksi mata yang berada di lokasi kejadian menceritakan, kejadian itu berawal relawan KA sudah menghadang mobil agar tidak melintas di perlintasan KA.

Namun, mobil dengan bernomor polisi N 1475 WU tidak menghiraukan, hingga akhirnya kecelakaan pun terjadi.

"Sempat terseret jauh mobilnya kurang lebih 200 meter," katanya.

Ia juga menyebutkan, proses evakuasi korban sangat dramatis, karena akses yang sulit membuat proses evakuasi terhambat.

Bahkan, lanjut Hasan, korban harus dievakuasi menggunakan perahu untuk melewati sungai yang penuh dengan enceng gondok.

Selain itu, bodi mobil juga sempat menempel di kepala kereta api, sehingga perjalanan KA juga terhenti. (maf/rif)