Pembukaan Lokakarya Media SKK Migas-KKKS Jabanusa, di Kota Surakarta, Kamis (25/7/2024). foto Mustain/BANGSAONLINE.com
SURAKARTA, BANGSAONLINE.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengapresiasi peran media massa dalam mendorong kemajuan industri hulu migas. Keberhasilan industri hulu migas tidak terlepas dari kontribusi aktif media massa. Termasuk media di daerah.
Hal ini disampaikan Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro saat membuka acara Lokakarya Media SKK Migas-KKKS Jabanusa Periode I Tahun 2024, di Surakarta, Kamis, (25/7/2024).
BACA JUGA:
- Perkuat Silaturahmi, PHE WMO dan SKK Migas Gelar Safari Ramadhan Bersama Insan Media Jawa Timur
- Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Workshop Masa Depan Media Lokal
- Serunya Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Susur Kaki Gunung Merbabu Hingga Workshop
- PHE Catat Laba USD 3,12 Miliar di 2024, Jadi Pilar Energi Nasional di Tengah Tantangan Global
“SKK Migas merasakan upaya rekan-rekan media lokal dan regional yang telah berkontribusi positif terhadap industri ini,” tandas Hudi.
Ia menjelaskan, dalam refleksi 22 tahun mengelola hulu migas, tercatat bahwa industri hulu migas sudah berkontribusi dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp5.045 triliun.
Migas juga menyumbang 30% dari total penerimaan negara. Efek berganda berupa peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang berkontribusi sebesar Rp76,5 triliun dan telah menyerap 150.000 orang tenaga kerja.
“Selain itu, industri hulu migas juga berkontribusi sebesar Rp143,6 triliun terhadap UMKM atau mendorong sekitar 9,88% pertumbuhan UMKM. Hampir 70% pasokan gas juga diutamakan untuk domestik,” imbuhnya.
Hudi mencontohkan Blok Cepu yang mampu berkontribusi melalui PPM senilai Rp327 miliar dan memberi manfaat kepada lebih dari 200.000 masyarakat. PPM tersebut fokus di bidang kesehatan, pendidikan dan pembangunan ekonomi. Proyek migas di Jawa Timur meski tidak berstatus PSN tetapi menjadi penting karena statusnya sebagai Proyek Strategis Hulu Migas 2024.






