Gus Nur (Tengah) merangkul Fandi Akhmad Yani (kiri) dan Asluchul Alif
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Munculnya paslon tunggal di Pilkada Gresik yakni Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif memantik tanggapan tokoh masyarakat di Gresik.
KH Nur Muhammad menyambut positif petahana Gus Yani bergandengan dengan Alif sebagai paslon tunggal yang didukung parpol yang ada di parlemen maupun non-parlemen Gresik.
BACA JUGA:
- Dampingi Gus Yani, Thoriq Jabat Sekretaris dan Nadlir Bendahara PDIP Gresik 2025-2030
- Konfercab, Megawati Tunjuk Gus Yani Jadi Ketua PDIP Gresik 2025-2030
- Kukuhkan Pengurus Kipan, Wabup Gresik Ingatkan 25 Desa Masih Kategori Zona Merah Narkoba
- Bupati Gresik Temui Ratusan Warga yang Keluhkan Perusahaan di JIIPE Tak Serap Tenaga Kerja Lokal
"Bagus dengan munculnya palson tunggal ini, saya mengapresiasi," ucap KH Nur Muhammad kepada BANGSAONLINE, Rabu (28/8/2024).
Menurut Gus Nur, begitu sapaan akrabnya, munculnya paslon tunggal menunjukkan adanya kebersamaan politikus yang ada di daerah Gresik dan Jakarta (DPP) untuk bersama-sama, guyub rukun membangun Kabupaten Gresik.
"Saya rasa keputusan yang dilakukan oleh teman-teman parpol bagian dari itu, untuk membangun kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gresik," tuturnya.
Gus Nur mengajak semua komponen masyarakat Gresik bersatu. Baik ulama, kiai, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lain.
"Membangun Gresik dengan kebersamaan dan sinergi yang bagus dari segi apapun, baik ulama, tokoh masyarakat, partai politik serta rakyatnya. Semua harus bersatu," ajak Gus Nur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




