Nunggal Isbandi, Kepala Bidang SMP Disdik Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 13 lembaga sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di Lamongan telah dibangun melalui anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2024 sebesar Rp20 miliar.
Kepala Bidang SMP Disdik Lamongan, Nunggal Isbandi, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa tahun ini ada sebanyak 13 lembaga SMP yang mendapatkan anggaran rehab gedung sampai tuntas.
BACA JUGA:
- Pemkab Lamongan Alokasikan Rp69 M untuk Rehabilitasi 16 Titik Saluran Irigasi
- Usai Buron 2 Tahun, Kejari Lamongan Tahan DPO Kasus Korupsi Pengurukan Tanah DTHP
- Kejari Lamongan Tetapkan Tiga Tersangka Dalam Kasus Dugaan Korupsi RPHU Senilai Rp6 Miliar
- Program Makan Bergizi Gratis Perdana di Lamongan Sasar 3.500 Siswa Mulai dari TK hingga SMA
"Sumber anggaran dari DAK senilai Rp20 miliar untuk 13 lembaga SMP negeri dan swasta dan pengerjaanya dilakukan secara swakelola," ujarnya, Senin (2/9/2024).
Menurut Nunggal, bantuan rehab dari Kementerian Pendidikan ini termasuk besar, karena masuk program penuntasan.
"Karena penuntasan, sehingga selama lima tahun ke depan lembaga ini tidak diperbolehkan mengajukan lagi," ujarnya.
Dari 13 lembaga yang mendapat bantuan pembangunan gedung tersebut, 6 di antaranya adalah SMP swasta.
"Untuk besaran anggaran yang diterima lembaga bervariasi. Tertinggi menerima Rp2 miliar dan terendah Rp200 Juta," pungkasnya. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






