Khofifah Dielukan Pekerja saat Kunjungi 2 MPS di Ngawi

Khofifah Dielukan Pekerja saat Kunjungi 2 MPS di Ngawi calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat disambut pekerja MPS atau mitra produksi sigaret di Ngawi. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE

Ia menegaskan, hal itu akan menjadi referensi bagi institusi lain untuk bisa mengembangkan industri padat karya namun juga difabel. Menurut dia, industri padat karya harus terus didorong dan dikembangkan di Jatim agar bisa menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat di Jawa Timur.

“Dan di sini tadi ikut mempekerjakan difabel artinya orientasinya bagaimana mereka mewadahi difabel untuk bisa bekerja dan berdaya secara ekonomi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Mitra Produksi Sigaret (MPS), Sriyadi Purnomo, menegaskan bahwa adalah Gubernur yang paling memperhatikan para pekerja SKT dan MPS. Dan itu sudah terbukti dilakukan di periode kepemimpinan yang pertama.

“Teman-teman semua masih ingat bahwa di masa kepemimpinan Ibu ? Di tahun 2021, cukai tidak naik. Itu hasil perjuangan beliau. Di tahun 2022, kenaikan 2023 cukai cukup 3,2 persen untuk SKT, dan di 2024 naik 4,8 persen. Insya allah di tahun 2025 cukai tidak naik. Ini semua berkat perjuangan beliau. Ini sudah terbukti. Maka ibu, Lanjutkan!” paparnya.

Para pekerja MPS pun dengan semangat mendukung untuk kembali melanjutkan kepemimpinan. Hingga menjadi Gubernur Jatim periode 2025-2030. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO