Deputi Direksi Wilayah VII BPJS Kesehatan, Arief Syaefudin
MALANG,BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang menyelenggarakan kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar bertema Fundamental Jaminan Kesehatan, Jumat (25/10/2024).
Deputi Direksi Wilayah VII BPJS Kesehatan, Arief Syaefudin menyampaikan pentingnya Program Jaminan Kesehatan (JKN) bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia kepada ratusan mahasiswa Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
BACA JUGA:
- DPRD Kabupaten Malang Dorong Islah Polemik Akses Bendungan Karangkates
- Proyek Jalan Kembar Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Targetkan Rampung Akhir November
- Metropoint Malang Akui PBG Masih Berproses, Target Rampung dalam Dua Bulan
- Kondisi Membaik, Pasien JKN Tetap Perlu Jalani Kontrol untuk Pantau Pemulihan
“Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional menyatakan bahwa setiap penduduk Indonesia wajib ikut serta dalam Program Jaminan Kesehatan. Jadi memang pada dasarnya semua penduduk Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan jaminan kesehatan,” ujar Arief.
Tak hanya itu, Arief juga menyebutkan tentang keunggulan konsep asuransi kesehatan sosial dibandingkan dengan asuransi kesehatan komersial.
Perbedaan paling mendasar antara asuransi kesehatan sosial dan asuransi kesehatan komersial adalah terletak pada metode perhitungan iuran atau premi.
Menurutnya, asuransi kesehatan sosial tidak hanya berfokus pada manfaat tunai (cash benefits), melainkan juga dapat berupa mengurangi dampak pada pengeluaran rumah tangga dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan lainnya, seperti pelayanan kesehatan.
“Jaminan sosial ditujukan untuk perlindungan. Adanya unsur sosial dalam skema jaminan kesehatan sosial itu disediakan dalam konsep gotong royong dan tidak untuk mendapatkan keuntungan, dasar iuran yang dibayarkan juga tidak berdasarkan risiko penyakit,” jelas Arief.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur 1 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Nurul Hakimah menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas kesediaannya untuk berbagi pengetahuan dan informasi terkait Program JKN. Menurutnya, kuliah umum tersebut dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan teori yang didapatkan saat kuliah ke dunia kerja nantinya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




