Sosialisasi Pilkada serentak 2024 oleh KPU Probolinggo Kota
PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Ketua Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kota Probolinggo, Salamul Huda mengimbau para pengusaha tidak mengintervensi para pekerja atau karyawan untuk memilih salah satu Paslon di Pilkada 2024.
Hal itu disampaikannya saat menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di salah satu cafe.
BACA JUGA:
- Pemilu 2029: KPU Mulai Bentuk Dapil Khusus di IKN
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Anggota DPRD Kabupaten Kediri Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Ijazah Palsu
"Pengusaha itu tidak boleh mengintervensi soal hak pilih karyawan," ungkapnya, Senin (18/11/2024).
Pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini mengatakan, selama ini belum ada temuan pengusaha mengintervensi karyawan soal Pilwali Kota Probolinggo.
"Kita belum ada temuan. Larangan ini memang sudah diatur oleh undang-undang," katanya.
Di acara sosialisasi yang bekerjasama dengan KPU tersebut, Salamul Huda mengajak agar masyarakat tidak golput.
"Itu yang menjadi poin dari sosialisasi ini," katanya.
Sementara itu, acara sosialisasi tersebut, tidak hanya dihadiri oleh pengurus Sarbumisi, melainkan juga sejumlah elemen masyarakat Kota Probolinggo. (ugi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




