Sebagai bagian dari rencana peningkatan layanan prima, Dinkes kota Batu juga akan menambah sarana dan prasarana kesehatan pada tahun 2025.
Rencananya, sebanyak 17 dokter, serta tenaga perawat dan bidan akan ditambah di masing-masing desa dan kelurahan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di setiap wilayah.
Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, berharap dengan diluncurkannya ILP, masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kecepatan dalam mendapatkan layanan kesehatan.
"Kami berkeinginan agar masyarakat Kota Batu dapat tumbuh dan berkembang dengan akses layanan kesehatan yang lebih baik," ungkapnya.
Menurut dia, program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Batu dalam menanggapi kebutuhan kesehatan masyarakat, serta menjawab tantangan dalam memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses dengan mudah oleh semua lapisan masyarakat.
Dengan adanya ILP, diharapkan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mencari layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Upaya ini tidak hanya memperbaiki sistem pelayanan kesehatan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, OPD Pemerintah Kota Batu, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang antusias menyambut inisiatif baru ini.
Program ILP menjadi langkah strategis dalam membangun sistem kesehatan yang lebih holistik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (adi/adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




