Khofifah dan Emil Dardak saat menunjukkan penghargaan yang diraih.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menerima penghargaan terhormat berupa Platinum Award dari Duta Besar Inggris untuk Indonesia dalam Reception and Awards Ceremony for the 75th Anniversary of UK-Indonesia Diplomatic Relations, Rabu (11/12/2024) malam.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 itu menerima penghargaan khusus ini sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa terhadap hubungan Inggris-Indonesia.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Selama memimpin Jawa Timur, Khofifah-Emil telah nyata memperjuangkan dan menjalin hubungan yang begitu erat dengan Inggris di berbagai sektor mulai bidang pendidikan hingga transportasi berkelanjutan.
Salah satu wujud nyatanya yakni di masa kepemimpinan Khofifah-Emil yang berhasil menginisiasi pembukaan kelas jarak jauh kampus King's College London di KEK Singhasari Malang. Capaian tersebut menjadi tonggak besar wujud kerja sama erat Inggris dan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan.
Atas penghargaan itu, Khofifah berterima kasih pada seluruh jajaran Kedutaan Besar Inggris di Indonesia. Ia mengatakan bahwa Inggris sejauh ini menjadi mitra strategis bagi Jawa Timur, yang mana keduanya saling aktif untuk melakukan penjajakan kerja sama di banyak sektor.
“Jatim menjadi lokomotif pembangunan di Indonesia. Yang kontribusinya tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Artinya bahwa dukungan internasional termasuk di bidang ekonomi, pendidikan harus dibangun oleh Jatim semaksimal mungkin,” ucapnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program kemitraan yang telah dijalin antara Inggris dan Jawa Timur adalah buah komunikasi efektif yang dijalin di antara kedua pihak. Selama menjadi gubernur, Khofifah mencatat ada 3 kali pergantian Duta Besar Inggris, dan disyukuri pula ketiganya memberikan satu ruang bagi Jatim untuk membangun kerja sama, dan komunikasi yang sangat efektif serta produktif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




