Petugas saat menunjukkan cara penggunaan program Rehab dari BPJS Kesehatan.
4. Lakukan pembayaran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Wahyu menambahkan, meskipun kepesertaan tetap tidak aktif selama tunggakan belum dilunasi, status keaktifan akan otomatis kembali setelah seluruh pembayaran selesai.
Program ini memberikan manfaat ganda. Selain membantu peserta menyelesaikan kewajibannya, program ini juga memastikan peserta tetap mendapatkan perlindungan kesehatan ketika statusnya aktif kembali.
Dengan pembayaran yang lebih fleksibel, program Rehab juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap berkontribusi dalam program JKN.
“Peserta JKN yang memiliki kendala finansial kini tidak perlu khawatir. Dengan adanya program Rehab, melunasi tunggakan iuran menjadi lebih mudah dan sesuai kemampuan masing-masing,” kata Wahyu.
Selanjutnya, Riski pemuda asal Madiun menceritakan kemudahan menggunakan program Rehab. Dia menghadapi kondisi ekonomi yang tidak stabil, Riski menyebut bahwa program ini menjadi solusi agar status kepesertaannya bisa aktif kembali.
“Awalnya saya mengetahui informasi ini dari petugas BPJS Keliling. Mereka menjelaskan program ini dan saya bisa memilih cicilan sesuai kemampuan. Ini sangat mencerahkan, jadi saya langsung tertarik untuk ikut,” akunya.
Ia menambahkan, dengan sistem pembayaran bertahap ini, peserta JKN tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya kesehatan saat dibutuhkan.
“Kita jadi bisa mencicil sesuai kemampuan hingga tunggakan lunas. Status kepesertaan aktif kembali, dan hati pun lebih tenang meskipun kita sama sekali tidak berharap sakit,” imbuhnya.
Riski juga mendorong peserta lain untuk memanfaatkan program ini agar tetap menjadi bagian dari JKN dan menjamin kesehatan mereka tetap berjalan. (adv/fer/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






