Miftahul Arif Kembali Nahkodai KWG

Miftahul Arif Kembali Nahkodai KWG Ketua KWG terpilih, Miftahul Arif, bersama para anggota usai musyawarah. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komunitas Wartawan Gresik (KWG) tetap dipimpin oleh Miftahul Arif. Ia melanjutkan masa kepemimpinan untuk periode 2024-2027 usai terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Anggota KWG ke-10 (Musang X).

Pada Musang X KWG bertajuk 'Mewujudkan Solidaritas dan Profesionalitas Anggota untuk Kejayaan Organisasi' yang digelar pada Sabtu (28/12/2024) kemarin, Miftahul Arif merupakan calon tunggal.

Ia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota atas dukungan yang diberikan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota KWG yang telah memberikan amanah ini kepada saya untuk kembali mengabdi," ucapnya.

Miftah berkomitmen untuk melanjutkan program-program inovatif yang mendukung profesionalisme, dan solidaritas anggota, termasuk kegiatan rutin seperti peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Saat gelaran HPN, KWG telah menggelar beragam acara menarik, seperti Tumpeng Nasi Krawu yang merupakan bagian dari mempromosikan budaya lokal di Kabupaten Gresik.

"Kami mengajak rekan-rekan untuk bersama-sama membangun Gresik melalui media, kami juga akan terus meningkat kolaborasi dengan stakeholder terkait," kata Miftah.

Sementara itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Gresik, Imam Basuki, menyampaikan apresiasi atas kontribusi KWG.

"Peran media sangat strategis untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas. Kami berharap KWG terus menjadi mitra yang solid dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang," ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Gresik.

Ia pun menyebut, pers adalah pilar keempat demokrasi yang juga menjadi mitra strategis pemerintah.

"Kami harap kepengurusan baru ini mampu menjadi pionir profesionalisme kewartawanan dan turut mencerdaskan masyarakat melalui berita yang dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim, yang turut hadir pada acara itu dalam sambutannya menyoroti pentingnya peran media dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Termasuk program Green Economy 2025 dan visi Indonesia Emas 2045.

"Media berperan penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mendukung program pemerintah, terutama dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Anha, begitu sapaa akrabnya mengajak seluruh elemen, termasuk KWG, untuk berkolaborasi demi kesejahteraan masyaraka. Musyawarah yang digelar juga dihadiri sejumlah politikus dan pejabat di Gresik. (hud/mar)