Ahmad Nurhamim (kanan) saat penandatanganan nota APBD. Foto: Ist
Menurut dia, Pemkab Gresik sudah waktunya memiliki keberanian melangkah untuk membangun daerah lebih cepat agar semakin maju.
"Tentu kemajuan pembangunan suatu daerah harus didukung kekuatan fiskal yang cukup. Kalau tidak punya keberanian, Gresik ngene-ngene ae (begini begini saja)," cetusnya.
Ia pun meminta Pemkab Gresik untuk lebih serius dalam kerja-kerja pendapatan. Sebab, sektor itu merupakan salah satu penopang pembiayaan pembangunan.
"Dalam sektor pendapatan Pemkab Gresik harus lebih kreatif dan berani, sebab banyak potensi pendapatan yang tidak tergarap dengan maksimal," katanya.
Anha menambahkan, DPRD Gresik saat ini tengah konsen untuk mendorong Pemkab Gresik dalam memanfaatkan corporate social responsibility (CSR) perusahaan untuk menopang pembiayaan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin CSR masuk lain-lain pendapatan yang sah sehingga bisa menopang sumber APBD untuk pembiayaan pembangunan," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




