Khofifah Indar Parawansa. Foto: Humas Pemprov Jatim
Saat itu, tutur Khofifah, dirinya bersama orang-orang dekat Gus Dur berada di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten. Tiba-tiba ada orang mengajak bertemu. Karena ada pesan dari Gus Dur. Setelah pesawat Gus Dur take off Khofifah menemui orang itu. Khofifah hanya berdua dengan orang itu. Tapi Khofifah tak mengungkap siapa nama orang itu.
Menurut Khofifah, orang tersebut menyampaikan surat Gus Dur. Tentu yang menulis surat itu orang lain. “Tapi ditandatangani Gus Dur,” kata Khofifah.
Setelah dibaca ternyata surat itu berisi pengunduran diri Gus Dur dari Ketua Umum Dewan Syuro PKB.
“Demi kebaikan semuanya saya minta korek api, surat itu saya bakar,” jelas Khofifah sembari berpesan kepada orang yang memberi surat tersebut agar tidak bercerita kepada siapapun.
Khofifah mengungkap peristiwa itu merespon pernyataan Mahfud MD. Sebelumnya, dalam acara Podcast itu Mahfud MD bercerita bahwa setelah dilengserkan dari kursi presiden, Gus Dur berniat mengundurkan diri dari Ketua Umum Dewan Syuro PKB.
“Karena secara psikologis PKB gak enak punya presiden pernah jatuh. Masak saya mau memimpin, Pak Mahfud masuk saja PKB,” kata Gus Dur seperti ditirukan Mahfud MD.
Menurut Mahfud MD, selain dirinya yang diminta masuk PKB, Gus Dur juga minta AS Hikam, Marzuki Usman dan Hilal masuk PKB.
Tapi Mahfud MD menolak masuk PKB, jika Gus Dur mundur dari PKB. Menurut Mahfud, setelah selesai jadi menteri, dirinya memilih balik ke kampusnya di Yogya. Yaitu UII. Karena kalau ia masuk PKB ia mengaku eman guru besarnya.
Tapi ketika Gus Dur berada di Amerika, Mahfud mengaku mengontak lewat telpon.
“Gus, saya mau masuk PKB asalkan Gus Dur jangan keluar dari PKB,” kata Mahfud MD kepada Gus Dur.
Sepulang dari Amerika akhirnya Gus Dur tetap menjadi ketua umum Dewan Syuro PKB. Mahfud pun masuk PKB. Saat itu ia jadi Wakil Ketua Umum PKB. Sedangkan Ketua Umum PKB Alwi Shihab dan Khofifah menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (MMA).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






