Pelaku saat digiring di Polsek Genteng Surabaya
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Fakta baru terungkap dari kasus tewasnya MA alias Rini, wanita asal Lumajang yang dibunuh kekasihnya, Ilham Pratama di Hotel Double Tree Surabaya pada Kamis (16/1/2025) lalu.
Kapolsek Genteng, AKP Grandika Indera Waspada mengatakan, berdasarkan dari hasil autopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim, ditemukan luka dileher yang diduga kuat akibat perbuatan tersangka.
BACA JUGA:
- HUT Persebaya ke-99 Diwarnai Tawuran, 1 Tewas dan Satu Luka Berat
- Artis Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim Diduga Belum Bayar Beli Perangkat Audio
- Nekat Kabur, 2 Jambret di Genteng Surabaya Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
“Luka dan bekas itu memang menunjukkan korban meninggal karena dicekik. Itu juga berdasarkan keterangan dari tersangka sendiri," kata AKP Grandika, Sabtu (18/1/2025).
“Hasil dari otopsi itu sendiri ditemukan janin yang berusia sekitar 12-16 minggu,” imbuhnya.
Dari keterangan tersangka, Grandika menyebut jika Ilham dan Rini selama berpacaran kerap berhubungan badan layaknya suami istri.
“Jadi mereka kerap bertemu dan berhubungan layaknya suami istri. Korban MA kerap diberi nafkah dan tempat tinggal kos juga dibiayai oleh pelaku," ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




