
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Pemilihan Ketua RT di RT 2, RW 2, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigoro, Kota Probolinggo kisruh. Hal tersebut disebabkan bahwa adanya kabar pemilihan ulang meskipun Hafiati sudah terpilih sebagai calon tunggal RT.
"Masak ada pemilihan ulang lagi, kan hanya calon tunggal," ujar warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Jumat (24/1/2025).
Berdasarkan informasi, pendaftaran calon Ketua RT di RT 2 dibuka pada tanggal 21 hingga 31 Desember 2024. Sejak dibukanya pendaftaran, hanya Hafiati yang mencalonkan diri. Sehingga pada tanggal 20 Januari 2025 kemarin, pihak panitia membuat berita acara jika Hafiati terpilih sebagai Ketua RT setempat.
"Saat pendaftaran tidak ada warga yang mencalonkan diri," kata Hafiati saat dikonfirmasi wartawan.
Anehnya, meski sudah terpilih sebagai Ketua RT, merebak kabar akan dilakukan pemilihan ulang.
"Kok bisa dilakukan ulang lagi, padahal pendaftaran sudah ditutup," tandasnya.
Hafiati menduga kabar dilakukan pemilihan ulang tersebut karena ada pihak-pihak tertentu yang intervensi, sehingga warga kemudian merasa terprovokasi.
Salah seorang panitia pemilihan RT 2, Siti Aminah saat dikonfirmasi menjelaskan, jika pemilihan Ketua RT di lingkungannya sudah dilakukan.
"Calonnya tunggal. Tidak ada calon lagi," ungkapnya.
Saat proses pemilihan itu, pihak panitia kemudian membuatkan berita acara jika Hafiati sebagai Ketua RT dan diserahkan ke pihak Kelurahan.
Namun entah mengapa kemudian tersiar kabar akan dilakukan pemilihan ulang, sehingga membuat warga setempat jadi resah.
"Berita acaranya sudah kita serahkan ke kantor Kelurahan. Dan itu sudah selesai kok," katanya.
Secara terpisah, Lurah Kebonsari Wetan, Junaidi mengatakan, jika pihak Kelurahan tidak punya wewenang soal pemilihan Ketua RT.
"Pihak Kelurahan tidak punya kewenangan, itu kewenangan pihak panitia," tandasnya.
Terkait kabar akan dilakukan pemilihan ulang sehingga membuat warga setempat resah. Menurut Lurah Junadi, pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia apa yang menjadi kendala, sehingga akan dilakukan pemilihan ulang. (ugi/msn)