Korban Mutilasi dalam Koper di Ngawi, Ternyata Seorang Janda SPG Kosmetik

Korban Mutilasi dalam Koper di Ngawi, Ternyata Seorang Janda SPG Kosmetik Tim Inafis Polres Ngawi mengevakuasi koper merah berisi jasad perempuan telanjang di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025). Foto: Dok. Polres Ngawi.

Salah satu anak Uswatun, Ihwal tidak tinggal bersama dengan kakek atau nenek mereka, hal itu disebabkan karena kakek neneknya sudah bercerai dan sudah menikah lagi.

“Neneknya tinggal di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Blitar. Kakeknya, tinggal di Kelurahan Bence,” tutur Punjung.

Sementara, lanjut kapolsek, korban sendiri juga telah bercerai dengan suaminya.

"Anak-anak ini tidak ikut korban karena korban bekerja di Tulungagung setelah bercerai," ujarnya.

"Apalagi, korban ini menikah lagi di Tulungagung dan bahkan informasinya sudah bercerai lagi," tambahnya.

Menurut dia, Uswatun sudah cukup lama bekerja sebagai SPG kosmetik di Tulungagung. Selain itu, korban juga terdaftar sebagai warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, sama dengan alamat domisili ayahnya, Nur Khalim. (rif)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Orang Tua Bripda Randy Bagus Minta Maaf, Penyebab Mahasiswi di Mojokerto Bunuh Diri Terungkap':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO