Peninjauan tanah gerak yang dilakukan Pj Gubernur Jatim di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim terus memantau pola pergerakan tanah yang menyebabkan banyak rumah warga retak-retak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, mengatakan bahwa masyarakat untuk saat ini perlu menyadari besarnya risiko yang berpotensi timbul dari tanah bergerak ini.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
"Untuk sementara diungsikan dulu sambil kita tugaskan Dinas PU Cipta Karya Jatim bekerja sama dengan ahli geologi ITS untuk memetakan dan menganalisis fenomena ini. Apakah permanen terus bergerak atau tidak. Jadi rekomendasinya kita tunggu. Apakah ini masih layak untuk ditinggali atau ditinggalkan," paparnya
"kalau nanti keputusannya harus ditinggalkan, maka solusinya adalah relokasi atau pindah lahan ke kawasan aman yang memang bebas dari bencana. Kemudian akan kita bangun rumah sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai aturan serta kemampuan dari provinsi dan kabupaten/kota," pungkasnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




