Resmikan Pembangunan JLLB Tahap I, Risma: Tidak Ada Lagi Kawasan Pinggiran

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Entah ada kaitannya dengan misi paslon Rasiyo-Lucy yang saat ini melakukan sosialisasi atau tidak. Yang jelas, Wali Kota Tri Rismaharini menegaskan bahwa di Surabaya tidak akan ada lagi sebutan kawasan pinggiran, karena pembangunan dilakukan di seluruh kawasan, utamanya yang berkaitan dengan infrastruktur.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini merasa yakin, dengan berjalannya pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) mampu menghilangkan sebutan masyarakat yang bermukim di Surabaya Barat sebagai kawasan pinggiran. "Dengan JLLB maka tidak ada lagi kawasan pinggiran. Dengan jalur ring yang terhubung maka tidak ada kawasan pinggiran," kata Risma dalam sambutan peresmian pembangunan JLLB tahap I, Selasa (22/9/2015).

Selain itu, yang terpenting kata dia, JLLB terkoneksi dengan dua ruas tol, Tol Surabaya-Mojokerto dan Tol Surabaya-Gresik. "Dengan terhubung seperti ini, orang yang awalnya ingin ke Gresik harus lewat tengah kota, sekarang bisa langsung lewat JLLB sehingga beban jalan tengah kota terkurangi," imbuhnya.

Risma menyebut pembangunan JLLB yang diakui terlambat pelaksanaannya akan selesai dalam kurun waktu sekitar 2 tahun. Optimisme rampungnya proyek yang mempunyai panjang 19,8 km dengan lebar 55 meter ini disebabkan 80 persen dari lahan yang digunakan merupakan milik pengembang perumahan.

"Kami (pemkot) hanya 20 persen dan sudah dalam proses pembebasan. Sebagian sudah proses lelang. Sisanya 80 persen adalah lahan milik pengembang," ungkap mantan Kepala Bappeko dan DKP Surabaya ini.

JLLB yang mempunyai panjang 19,8 km dengan lebar 55 meter ini dikerjakan secara bertahap, Tahap pertama sekitar 2,18 km meliputi Kecamatan Lakarsantri-perbatasan Kabupaten Gresik.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO