Detik-detik truk pasir tinggalkan aliran sungai Regoyo karena banjir lahar Gunung Semeru, Jumat (21/2/2025)
"Baru setengah naikkan pasir, kok airnya tambah deras, jadi saya ajak sopirnya buat naik dulu," terang Juned.
Salah satu jembatan, yang menjadi akses satu-satunya yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep dan Dusun Sumberkajar tertutup material yang dibawa banjir.
Warga yang hendak melintas pun terpaksa harus menunggu sampai banjir surut.
"Begini kalau banjir, gak bisa lewat, terpaksa nunggu sampai alirannya kecil," ujar Wildan, warga Dusun Sumberlangsep.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Rehabilitasi Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengimbau para penambang segera menepi begitu mendapatkan peringatan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru.
"Kami imbau untuk menaati seruan pos pantau, peringatan dini sudah disiarkan melalui alat komunikasi, mohon dipatuhi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," imbaunya. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




