Warga Semarang Rasakan Manfaat Program Konsolidasi Tanah dari Kementerian ATR/BPN

Warga Semarang Rasakan Manfaat Program Konsolidasi Tanah dari Kementerian ATR/BPN Salah satu warga Semarang sebagai penerima manfaat dari program konsolidasi tanah. Ist.

"Kalau kita mengurus sendiri mungkin butuh waktu bertahun-tahun, tapi berkat program ini kami sangat terbantu. Terima kasih kepada BPN yang sudah begitu peduli dengan masyarakat kecil seperti kami," tambahnya.

Hal serupa dirasakan oleh Suyanto (45), warga yang baru menerima sertifikat. Ia mengatakan program ini membawa manfaat besar, terutama dalam akses jalan di lingkungannya.

"Kemarin tetangga di belakang rumah tidak punya akses jalan untuk mobil, alhamdulillah sekarang mobil bisa masuk. Awalnya hanya satu meter, kami bersama warga menambah satu setengah meter lagi, jadi sekarang lebarnya dua setengah meter. Mobil untuk material juga bisa masuk, jadi pembangunan lancar," papar Suyanto.

Suyanto juga menyoroti dampak ekonomi yang signifikan dari program ini. Harga tanah di daerahnya mengalami kenaikan pesat setelah akses jalan terbuka.

"Manfaatnya luar biasa. Perekonomian jalan, UMKM berkembang, harga tanah pun naik. Sebelumnya hanya Rp300 ribu per meter, sekarang bisa mencapai Rp1,5 juta per meter," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Nusron menyerahkan sertifikat dengan didampingi Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri beserta jajaran. (afa/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Jambret Handphone Anak-Anak di Kampung Semarang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO