Gubernur Khofifah bersama Gubernur Sherly saat menghadiri buka bersama 800 Muslimat NU Maluku Utara.
TERNATE, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat Muslimat NU mengapresiasi PW Muslimat NU Maluku Utara yang melaksanakan program sedekah 5.000 telur bagi anak terindikasi stunting dan keluarga miskin ekstrem saat Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan dalam Buka Bersama 800 warga Muslimat NU Maluku Utara yang juga dihadiri Gubernur Sherly pada Rabu (12/3/2025). Dalam kesempatan ini juga, kedua gubernur beserta Kepala Perangkat Daerah juga menyerahkan langsung bantuan sedekah secara simbolis berupa 5.000 butir telur kepada anak terindikasi stunting dan warga miskin ekstrem.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Secara khusus, Khofifah mengatakan bahwa Ramadhan adalah bulan yang harus dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya melalui sedekah.
“Mari bersama-sama menata hati, pikiran, serta semua perilaku kita. Termasuk memperbanyak amalan salah satunya sedekah,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada seluruh warga Muslimat NU Maluku Utara atas sedekah 5.000 telur yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Ibu-ibu terima kasih karena sudah menyiapkan telur untuk mereka yang teridentifikasi stunting. Karena harapan kita, seluruh anak-anak di Malut akan tumbuh sebagai anak yang sehat yang akan menjadi generasi emas saat Indonesia Emas 2045. Ini juga bagian dari mendukung program inovatif Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem)," paparnya.
Program ini, lanjut Khofifah, telah diluncurkan secara nasional pada Kongres Muslimat NU ke-XVIII lalu di Surabaya dengan fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




