Suasana pertemuan dan dialo Diaspora Situbondo. Foto: Syaiful Bahri/BANGSAONLINE
"Kalau mau mendatang investor perangkatnya dipermudah. Saya acungkan jempol mas Bupati izinnnya dipermudah," ujarnya
"Ada lahan kering di Situbondo yang bisa diinvestasikan, saya datangkan investor," tambahnya.
Heri menyampaikan cara instan untuk Situbondo naik kelas adalah dengan menggelar event internasional
"Dana pusat masuk Situbondo, dana investasi masuk ke situbondo. Karena dana pusat tidak masuk daerah kalau tidak ada judul," usulnya
Ia mengatakan diaspora Membangun daerahnya itu sunnah. Seperti Rasulullah adalah diaspora Makkah, hijrah ke Madinah. Ia berharap pertemuan ini ada tinda lanjutnya
"Berharap ini pertama ini, selanjutnya lebih terstruktur dan bisa menjadi saluran," harapnya.
Ia menawarkan jaringan bea siswa untuk anak-anak Situbondo untuk kuliah di luar sekolah.
"Kalau banyak sekolah di luar negeri, insyaallah 10-15 tahun lagi akan berkembang," pungkasnya.
Akbar Hanif Dawam A yang saat ini menjabat sebagai kepala saintis BRIN menekankan pentingnya inovasi. Menurutnya 10 negara termakmur, pasti teratas dalam global innovation indeks.
"Kekayaan suatu negara berdiiri berdampingan dengan inovasinya, negara kaya gak ada yang inovasinya rendah," ujarnya
Dawan mengatakan Situbondo memiliki panjang pantai sekitar 130 km. Hal ini adalah potensi dan sumber protein yang kaya.
"Saya ingin menumbuhkan optimis dengan potensi laut," sebutnya
Ia berharap Situbondo punya pusat informasi Situbondo diaspora. Dan ia mengusulkan Situbondo punya perguruan tinggi negeri.
"Diaspora dari Jember akan datang ke sini," jlentrehnya.
Sedangkan Febrianti Nadira menyampaikan pentingnya pemguasaan bahasa asing memghadapi perubahan.
"Untuk survive di dunia saat ini adalah bahasa," katanya.
Turut menjadi pembicara, Brigjen Pol Sulastiana yang saat ini menjabat sebagai auditor kepolisian utama TK II Itwasum Polri, Ia konsern untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
"Ada taman dilengkapi wifi, kita bersurat ke provider kebetulan telkomsel dan xl mitra saya untuk sponsor," urainya.
Untuk meningkatkan literasi masyarakat, Ia mengusulkan bank buku pada pojok baca, misalnya di Alun-alun.
"Semua pejabat yang punya buku pengin disumbangkan," ungkapnya.
Buah Pikir dari Diaspora
Kemudian diaspora dari luar negeri mengikuti pertemuan ini secara daring.
Seorang diaspora dari salah satu perguruan tinggi perempuan Korea Selatan, Yasmin menyampaikan Pemerintah Korea Selatan jor joran mengembangkan pariwisata, pusat memberikan dana untuk promosi wisata ke pemerintah daerah.
"Hanya mengupload gambar wisata via medsos," katanya
Begitu juga Hani, seorang diaspora berstatus pendidik di New Hampser Amerika Serikat menyampaikan dirinya membantu anak indonesia aktif bicara bahasa inggris.
"Anak2 Situbondo jauh dibawah dibanding dr kota lainnya," ungkapnya
Ketua pelaksana kegiatan ini, Abhiseka Naufal Marvellian mengatakan akan ada tindak lanjut pertemuan ini.
"FGD perbidang untuk memfokuskan kegiatan ini," ujarnya
Sedangkan Sekretaris Daerah (sekda), wawan Setiawan mengatakan bahwa Pemkab sedang mempersiapkan dokumen-dokumen RPJMD, dimana semua masukan dari dari forum ini akan diakomodir.
"Perintah pak Bupati sudah jelas perlu diakomodasi dalam bentuk perencanaan pembangunan untuk lima tahun ke depan," tandasnya. (sbi/adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




