Ilustrasi. Foto: Freepik
5. Tetap pegang nilai-nilai Anda
Jangan membalas perilaku buruk dengan cara yang sama. Tunjukkan profesionalisme.
6. Bangun ‘zona aman’ dengan rekan yang bisa dipercaya
Punya teman kerja yang suportif bisa membantu melewati hari-hari berat.
7. Lakukan aktivitas penyegar setelah pulang kerja
Jalan sore, mandi air hangat, atau berbicara dengan orang terdekat bisa bantu menghapus energi negatif.
8. Kelola stres secara aktif
Coba meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas yang membantu menenangkan pikiran.
9. Mulai rencanakan jalan keluar
Jika situasi sudah terlalu merusak, mulailah mencari peluang kerja di tempat yang lebih sehat.
10. Cari Tempat Kerja yang Mendukung Kesehatan Mental
Kabar baiknya, semakin banyak perusahaan kini peduli pada kesehatan mental karyawan, yang terbukti meningkatkan kepuasan dan produktivitas kerja menurut survei APA (American Psychological Association).
Lingkungan kerja yang sehat biasanya:
- Fleksibel terhadap urusan pribadi
- Menghargai waktu istirahat dan cuti
- Mendorong karyawan menjaga kesehatan mental
- Mendorong istirahat di jam kerja
- Bersikap adil dalam perlakuan terhadap semua karyawan
- Menyediakan fasilitas atau bantuan untuk mengelola stres
Bisakah Lingkungan Toxic Diubah?
Jika akar masalah berasal dari budaya perusahaan atau pimpinan, kemungkinan besar perubahan sulit terjadi.
Namun jika hanya melibatkan beberapa individu, Anda masih bisa mencoba berbicara dengan pihak HRD atau manajer yang bisa dipercaya.
Jika belum bisa keluar dari pekerjaan saat ini, hindari keterlibatan dalam konflik dan fokus pada tujuan pribadi untuk masa depan.
Ingat, Anda berhak atas tempat kerja yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan, bukan yang justru mengurasnya. Tetap semangat, masih banyak peluang lebih baik menanti di luar sana. (mg3)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




