Foto: X
Gold Medalist juga menyoroti fenomena “cyber wrecker”, yakni kreator konten anonim yang menyebarkan gosip demi kepentingan viralitas.
Menurut mereka, para pelaku memanfaatkan anonimitas untuk memproduksi konten bernuansa fitnah yang memicu perundungan siber terhadap publik figur.
Sebagai bentuk keseriusan, agensi menyatakan akan bekerja sama dengan perwakilan hukum internasional untuk menangani konten-konten bermasalah yang beredar di platform seperti YouTube dan X.
Pihak agensi menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan siap menempuh tindakan hukum lanjutan apabila situasi terus berlanjut.
“Kami akan terus mengambil langkah tegas demi melindungi hak dan martabat artis kami dari tindakan yang melanggar hukum,” tutup pernyataan tersebut. (mg3)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




