Lokasi rumah sesuai alamat yang terdata pada nopol kepemilikan Mitsubishi Xpander. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Polisi masih mencari keberadaan pengemudi mobil Xpander usai tabrakan maut di Jl. Mayjed Jonosoewojo pada Minggu (27/4/2025) dini hari sekira pukul 03.30 WIB.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto menyebut, status pengemudi mobil Xpander tersebut adalah korban tabrakan truk. Namun, dirinya heran mengapa pengemudi melarikan diri.
BACA JUGA:
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Scamming dan Penyekapan Internasional, 44 WNA Ditangkap
- Geger Temuan Kerangka di Sememi, Tim Inafis Polrestabes Surabaya Lakukan Identifikasi
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
“Status pengedara mobil EXPander ini sebagai korban, sedangkan pelaku penyebab kecelakaan mobil dan motor hingga pengendara tewas adalah pengemudi truk. Mobil sudah kita amankan di Satlantas namun, yang kita herankan kenapa pengendara mobil itu menghilang,” ujarnya.
Satlantas Polrestabes Surabaya kemudian mencari identitas pemilik mobil tersebut melalui Electronic Registration and Identification (ERI) yang merupakan sistem pendataan regident secara elektronik keabsahan kepemilikan dan asal usul kendaraan bermotor.
Dari database ERI, nopol Xpander L 1524 AED diketahui merupakan kendaraan bermotor atas nama Chu Qingfeng dengan alamat Jl. Mulyosari Mas Blok-E, Mulyorejo Surabaya.
“Benar dari data yang kita cari di layanan ERI yang tersimpan di Polda Jatim, bahwa atas nama pemilik mobil itu ada di kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Namun masih kita telusuri hingga Minggu sore ini, karena bisa jadi mobil itu telah dijual namun belum pindah nama maupun alamat,” ungkap Herdiawan.






