Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan, saat disambut pelajar dari SMA Taruna Nusantara Malang.
“Tentunya pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN berharap agar pengelolaan pertanahan ini bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga meminimalisir atau bahkan meniadakan sengketa, konflik dan perkara pertanahan,” imbuhnya.
Kepada para calon penerus bangsa, ia mengimbau agar melihat tanah dan ruang sebagai entitas strategis sehingga dapat diberdayakan secara optimal.
“Karena itu, mari kita bersama lihat tanah dan ruang ini sebagai entitas strategis, bukan sekadar aset. Kalau sifatnya strategis, pasti kita akan berusaha jaga sebaik-baiknya. Tapi kalau kita anggap hanya sebagai aset, maka tanah akan tidak terlalu kita berdayakan dan optimalkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Sebelum memulai acara, Wamen ATR/BPN melakukan penanaman pohon kelengkeng di halaman depan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Brigjen TNI Moch. Mahbub Junaedi dan sejumlah jajaran. Wamen ATR/BPN turut didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Jatim, Asep Heri, dan jajaran serta sejumlah Kepala Kantor Pertanahan se-Jawa Timur. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




