Tafsir Al-Hajj 3-4: Mempertanyakan Kekuasaan Tuhan

Tafsir Al-Hajj 3-4: Mempertanyakan Kekuasaan Tuhan Dr. KH. A. Musta'in Syafi'i.

Salah satunya adalah al-Nadlr ibn al-Harits. Dia seorang ilmuwan yang membidangi sastra dan budaya arab dengan pengalaman agama-agama samawi terdahulu.

Kenalanannya banyak dari kalangan pendeta, sehingga mengetahui banyak berita langit dari berbagai sumber, meski belum tentu valid.

Ya, namanya kafir dan suka usil, apalagi mengusili agama Islam.

Lalu, ketika awal surah ini bertutur betapa Tuhan Allah SWT sebagai Maha Kuasa, spontan dia nyeletuk dan berkata: mana bisa Tuhan Muhammad menghidupkan kembali orang yang sudah lama mati. Apalagi mayat-mayat itu sudah hancur dan lebur menjadi tanah. Ha ha ha, gimana caranya? Mustahil.

Arah celotehan ibn al-Harits ini adalah pengkufuran terhadap Tuhan-nya Muhammad SAW dan mengajak masyarkat mengikuti tesis dia. Caranya dengan menyanggah seperti tadi, yaitu membenturkan hal supra rasional dengan rumusan rasional sesuai alur pemikirannya sendiri.

Masyarakat banyak yang terpengaruh dengan pemikiran Ibn al-Harits ini karena pemberitaan Alqur’an tersebut. Selain tidak selaras dengan pola pikir mereka, juga tidak menguntungkan, bahkan kelak sangat menyengsarakan.

Kemudian, Allah SWT menangkap ulah mereka itu sebagai mengganggu kerja dakwah Rasulullah SAW.

Lalu turunlah ayat kaji di atas yang pada dasarnya mengisyaratkan, bahwa Allah SWT sungguh maha kuasa atas apa saja. Jangankan menghidupkan kembali dari bahan dasar yang sudah pernah ada, mencipta yang baru yang belum ada saja bisa. Merekonstruksi dan berkreasi, bagi Tuhan sama sekali tidak ada masalah, sama saja.

Lebih tajam dari jawaban di atas, Tuhan menambahi dengan menginformasikan kepada publik hal yang selama ini tidak mereka ketahui, bahwa apa yang dilontarkan oleh al-Nadlr ibn al-Haris adalah bisikan syetan dan ibn al-Harits adalah corongnya, juru bicara syetan yang akan menggiring dan menuntun manusia terjerumus ke adzab Tuhan yang sangat pedih. “... fa annah yudlilluh wa yahdih ila ‘adzab al-sair”. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pandemi, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Ajak Anggotanya Peduli Sesama':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO