Pemeriksaan yang dilakukan kepada salah satu pasien. Foto: Ist
Dalam pelaksanaanya, Prolanis menyediakan berbagai layanan kesehatan terpadu seperti pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, senam sehat bersama, penyuluhan medis oleh dokter, serta pemeriksaan darah lengkap yang dilakukan setiap enam bulan sekali.
Semua layanan tersebut bisa didapatkan oleh seluruh peserta Prolanis yang aktif sebagai peserta JKN. Yulia juga mengungkapkan bahwa saat ini di Klinik Mutiara Sehat Lawang tercatat sebanyak 39 peserta Prolanis aktif penderita diabetes melitus, dan 38 peserta aktif penderita hipertensi.
“Jika pasien sudah terdiagnosis diabetes melitus atau hipertensi, kami langsung daftarkan mereka dalam klub Prolanis dan mengundangnya untuk tetap ikut kegiatan bulanan. Jika tidak bisa hadir langsung, kami tetap menghubungi mereka melalui kontak yang tersedia. Ini penting supaya kami juga dapat memantau kesehatannya untuk menghindari terjadinya komplikasi penyakit yang lebih serius,” urai Yulia.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa Prolanis tidak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan peserta, tetapi juga mempererat hubungan antara pasien dan tenaga kesehatan. Banyak dari peserta yang menunjukkan antusiasme ketika mendapatkan pemberitahuan mengenai sesi Prolanis.
Pasalnya edukasi dan layanan yang diterima sangat dibutuhkan bagi peserta. Yulia berharap, kedepannya terdapat tambahan layanan pemeriksaan penunjang seperti Elektrokardiogram (EKG atau ECG) untuk pemeriksaan jantung dan tes lanjutan lainnya untuk seluruh peserta Prolanis.
“Peserta Prolanis merasa lebih termotivasi untuk berobat dan menjaga kesehatannya supaya lebih terkontrol. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan setiap bulannya. Peserta juga merasa lebih diperhatikan oleh petugas kesehatan," kata Yulia.
"Saya berharap untuk pengembangan prolanis ke depannya semoga ada pemeriksaan penunjang lain, hal ini penting untuk pemantauan kesehatan yang lebih menyeluruh sehingga kami juga dapat terus memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat dan peserta JKN,” pungkasnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




