Wabup Gresik Asluchul Alif, Camat Manyar Hendriawan Susilo, dan Wakil Ketua PKDI Manyar Muhammad Suhel foto bersama peserta bimtek. Foto: Ist.
Ia juga mengingatkan peserta untuk bijak menggunakan media sosial (medsos), dan mengimbau agar memanfaatkannya sebagai sarana edukasi pengasuhan anak.
"Nanti tekniknya ada sekolah orang tua hebat. Sekolah orang tua hebat ini bagaimana mengedukasi orang tua lewat media sosial. Jadi lebih cepat masuknya kepada elemen-elemen masyarakat kepada orang tua yang anaknya stunting," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PKDI Kecamatan Manyar, Muhammad Suhel, menegaskan pihaknya berkomitmen menurunkan angka stunting dengan melibatkan kaum perempuan.
"Dari awal komitmen PKDI Kecamatan Manyar kita fokuskan peranan wanita di desa, terutama menghadapi stunting. Jadi untuk menambah ilmu dan menambah wawasan dari ibu-ibu kader dan ibu-ibu PKK serta pendamping keluarga untuk turut serta fokus pada pengurangan stunting," ujarnya.
Ia juga melihat potensi media sosial (medsos) sebagai sarana edukasi parenting. Namun, menurut pengamatannya, banyak ibu-ibu yang masih menggunakannya sebatas hiburan.
"Di media sosial itu sebenarnya banyak pendidikan sebagai parenting dalam pengasuhan anak," jelasnya.
"Semoga dengan kegiatan ini ibu-ibu banyak pengetahuannya, semakin mengerti, dan bisa diterapkan di dalam keluarga, dalam pola asuh anak," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




