Genap 4 tahun, Syech Ali Marbun Minta MoU PBNU-Universitas di Kota Syiah Iran Dicabut

Genap 4 tahun, Syech Ali Marbun Minta MoU PBNU-Universitas di Kota Syiah Iran Dicabut KH Syech Ali Akbar Marbun dalam acara NU. foto: BANGSAONLINE.com

Para kiai di jajaran Syuriah PBNU kemudian kembali menggelar rapat untuk membahas kejasama Said Aqil dengan Iran yang tanpa sepengetahuan pengurus PBNU yang lain itu. ”Tapi Said Aqil tak datang Rapat Syuriah (PBNU) itu di lantai empat (gedung PBNU). Padahal Said Aqil ada di lantai tiga,” kata Kiai Kholil Nafis lagi.

Menurut Kiai Kholil Nafis, rapat Syuriah PBNU membahas penolakan MoU tersebut. ”Tapi kalau Said Aqil tak mencabut, MoU itu tetap berjalan. Dan MoU itu akan diperpanjang dengan sendirinya jika tak ada pencabutan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa MoU PBNU-Iran itu berjangka 4 tahun. ”Sekarang ini Oktober persis 4 tahun. Kalau tak ada pencabutan akan terus diperpanjang dengan sendirinya,” katanya.

Kiai Kholil minta agar para kiai menyimak MOU tersebut. ”MoU itu berakhir bulan ini (Oktober) tapi bila tak distop secara tertulis maka diperpanjang dengan sendirinya. Lihat isi MoU tentang jangka waktunya.Kan sampai sekarang Said Aqil tak mengikuti keputusan Syuriah (PBNU). Sampai sekarang MoU itu tidak dibatalkan secara tertulis. Berarti akan lanjut,” kata Kiai Kholil Nafis.

Ia mengaku sudah mengingatkan, tapi orang-orang di sekeliling Said Aqil malah menyalahkan Kiai Kholil Nafis. Bahkan dalam grup WhatsApp (WA) "anak muda NU", Kiai Kholil Nafis pernah protes Said Aqil karena saat membacakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) di ke-33 ia sama sekali tak menyinggung Syiah sebagai ajaran yang tak sesuai dengan Aswaja. Said Aqil hanya menyinggung Wahabi dalam LPJ-nya.

Tapi protes Kiai Kholil Nafis itu malah dipersoalkan oleh Ulil Abshar Abdalla, tokoh Islam Liberal. ”Untuk apa Kholil Nafis mempersoalkan itu,” tulis Ulil dalam WA grup anak-anak muda NU itu.

Jadi, meski para kiai pesantren menolak MoU dengan Syiah tapi orang-orang di sekeliling Said Aqil –terutama para aktivis Islam Liberal- sangat mendukung langkah Said Aqil Siradj yang bertentangan dengan arus utama para kiai itu.

BERITA TERKAIT:

Bahkan upaya 29 Rais Syuriah PWNU yang akan menolak LPJ Said Aqil Siradj dalam ke-33 di alun-alun Jombang kandas karena tak diberi kesempatan untuk memberi tanggapan. Padahal para kiai dari seluruh Indonesia itu sudah bulat mau menolak LPJ Said Aqil, terutama karena mereka menganggap Said Aqil gagal membentengi Aswaja NU dari paham di luar Aswaja, terutama Syiah.

Beberapa Rais Syuriah PWNU mengaku sangat susah untuk tabayun kepada orang-orang yang terindikasi Syiah. ”Karena taqiyah itu dalam Syiah bagian dari iman atau aqidah. Lah, kiai-kiai kita kalau sudah dibilangi "kami bukan Syiah", mereka sudah manthuk-manthuk, percaya begitu saja. Padahal MoU itu kan sudah bukti nyata sangat merugikan NU secara aqidah. Masih mau cari bukti apalagi,” katanya. (ma)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO