Rekaman CCTV serta petugas saat menunjukkan lokasi curanmor di Puskesmas Gunung Anyar, Surabaya.
"Selama ini saya tidak pernah tahu ada juru parkir di puskesmas ini. Motor bisa keluar tanpa pemeriksaan. Tapi hari ini tiba-tiba ada jukir, dan setiap kendaraan keluar diperiksa STNK," ujarnya saat ditemui, Selasa (10/6/2025).
Saat dikonfirmasi mengenai kejadian pencurian dan sistem keamanan di Puskesmas Gunung Anyar, Kepala Puskesmas, Lucas Wisnuaji, enggan memberikan keterangan dan justru menolak peliputan kasus ini oleh media.
"Buat apa diliput? Tujuannya apa? Kasus seperti ini adalah tugas polisi. Kalau diberitakan, justru akan menyulitkan kami semua," cetusnya.
Untuk memastikan penanganan kasus, BANGSAONLINE.com mencoba konfirmasi ke Polsek Gunung Anyar, yang berjarak hanya 150 meter dari lokasi kejadian.
Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Sumiyanto Harsya Fahroni, menyatakan bahwa kasus curanmor di halaman parkir Puskesmas Gunung Anyar sedang dalam penyelidikan.
"Saat ini kami masih memeriksa korban pemilik motor dan akan melanjutkan pemeriksaan kepada kepala puskesmas terkait sistem pengamanan di unit kerjanya. Dari hasil penyelidikan, pelaku berjumlah dua orang, namun berdasarkan postur tubuhnya, mereka bukan residivis kriminalitas," paparnya. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




