Pemuka agama Hindu Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba dari Bali saat memimpin upacara penyucian Arca Ganesha di Situs Ndalem Pojok. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemuka agama Hindu Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba dari Bali mengadakan napak tilas sejarah Bung Karno di Situs Persada Sukarno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu (28/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Ida Pandita Agung sekaligus memimpin upacara penyucian Arca Ganesha, yang menjadi simbol Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
- Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Gelar Rakor Pengamanan Bulan Suro
- Hardiknas di Kediri Jadi Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia
- Dukung Asta Cita, Situs Ndalem Pojok Siap Luncurkan Pilot Project Binlat dan Lab Karakter Jati Diri
- Peringati Sumpah Pemuda ke-97, Situs Ndalem Pojok Kediri Luncurkan Outbound Kebangsaan
Upacara penyucian Arca Ganesha pada awal bulan Syuro ini juga diikuti dua pemangku dan puluhan umat Hindu di Kediri. Tampak beberapa perlengkapan upacara, di antaranya bunya, dupa, air, serta sesaji yang lain.
Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba yang saat ini juga menjabat Sekretaris Sabha Pandita Parisada Hund Dharna Indonesia Pusat, menjelaskan bahwa upacara penyucian Arca Ganesha di Situs Persada Sukarno ini sangat penting.
"Upacara ini untuk 'menghidupkan' kembali Ganesha. Arca Ganesha adalah lambang ilmu, lambang kebijaksanaan, lambang kemakmuran, keadilan. Dengan kebijaksanaan ini akan melahirkan perdamaian, perdamaian Indonesia, perdamaian untuk seluruh manusia," ujar Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba.
Selain itu, Resi Hindu asal Sunda ini berharap dengan upacara Ganesha ini akan lahir kembali jiwa-jiwa Soekarno yang luhur dan bijaksana.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





